Rijki Ramdani. Diberdayakan oleh Blogger.

Selamat Datang di blog rijkiramdani

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Anak exassc yang pada narsis

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Konser amal sctv

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

party payung tadisional

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Show apa aja ha

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Kamis, 17 Mei 2012

Alarm Mobil Jago Nego

Suara alarm mobil kadang mengganggu. Ketika ada petir, atau bahkan ketika dilewati mobil lain biasanya alarm berbunyi keras, padahal tidak ada maling yang tengah mengutak-atik mobil Anda.

Honda pun menggantikan alarm konvensional dengan Terii. Honda mengklaim Terii merupakan antimaling paling canggih yang pernah dibuat.


Tidak seperti alarm mobil biasa yang hanya membunyikan klakson dan menyalakan lampu mobil, Terii menggunakan sistem teknologi biometrik.

Jadi sidik jari pengguna yang sudah terdata di mobil bisa membuka pintu mobil. Namun jika sidik jari maling yang berusaha membuka pintu, mobil tidak akan mempermudahnya.

"Alarm mobil kini kurang efektif untuk mencegah pencurian mobil," ujar pimpinan proyek Terii Sidney Finch di situs resmi Honda Amerika, Selasa (3/4/2012).

"Kemajuan teknologi akhir-akhir ini telah difokuskan agar pengguna mobil bisa mendapatkan kembali mobil yang dicuri. Tujuan kami adalah untuk mencegah pencurian. Dan kami mendapatkan semuanya di dalam Terii," tambahnya.

Bahkan si Terii yang memiliki suara perempuan ini akan berupaya bernegosiasi dengan maling untuk mengincar mobil yang lain saja. 

Atau mengancam maling dengan mengambil informasi dari telepon genggam milik maling jadi si Terii bisa mengetahui dimana si maling tinggal atau siapa saja kenalan si maling.

Sensor antimaling ditempatkan di beberapa bagian mobil dengan suara Terii yang keluar dari speaker di atas roda mobil.

Terlalu canggih atau mengada-ada? Yang pasti teknologi pintar ini sekarang masih dalam proses pengetesan oleh Honda dan diharapkan akan bisa dipasang di mobil-mobil Honda pada 2013 nanti.

Kacamata Pintar Hi-Tech


Bagaimana rasanya kalau ada kacamata yang mampu memotret, membuat jadwal janji, video chatting, melihat Google Map saat mencari arah jalan? Dan banyak lagi. 

Saat ini, ada dua perusahan berbasis teknologi yang sedang mengembangkan kacamata pintar ini.


Project Glass dari Google

Mengubah fiksi ilmiah menjadi sebuah kenyataan, itulah yang selama ini menjadi motivasi Google di setiap proyek barunya. Kali ini, Google secara resmi mengumumkan proyek yang selama ini dirahasiakan, yakni sebuah kacamata pintar.
 
Proyek ini dijuluki Project Glass yang akan menciptakan kacamata Augmented Reality (AR). Google menjanjikan, kacamata ini bisa melakukan banyak hal (multi-tasking) seperti sebuah smartphone.

Dalam sebuah video konsep berjudul "Project Glass: One day..." yang dirilis Rabu (4/3/2012), Google menunjukan bagaimana kacamata pintar mampu memotret, menunjukan arah melalui Google Map, check-in lokasi, membuat jadwal janji, bahkan melakukan video chatting.

Ya, semua semua aktivitas itu akan muncul di lensa kacamata, tepat di depan mata penggunanya. Desain kacamatanya pun dibuat trendi.


Namun, perusahaan raksasa mesin pencari ini belum memberi bocoran mengenai fiturnya dan bagaimana cara mengontrolnya, karena Google ingin menampung saran dari semua orang yang peduli dengan proyek ini.


Epson punya Moverio
Epson berhasil membuat kacamata pintar berbasis Android bernama Moverio BT-100. Epson mengklaim produk terbarunya ini sebagai kacamata pintar pertama di dunia.
Dengan desain seperti kacamata yang dipakai salah seorang tokoh Star Trek, kaca Moverio memproyeksikan layar mikro beresolusi 960 x 650 piksel dengan jarak 1 inci dari mata penggunanya. Dengan jarak sedekat itu, mata Anda seperti menikmati layar seluas 80 inci.

Moverio telah menggunakan lensa terbaik anti UV. Selain itu, kacamata ini juga dibekali earbuds untuk menikmati kualitas audio Dolby Digital Surround Sound.

  
 
Untuk navigasinya, Moverio menyediakan kontroler Wi-Fi yang dilengkapi trackball untuk memudahkan pengguna mengakses internet, streaming, download, menonton video, dan konten multimedia lainnya seperti 2D dan 3D.

Wuiiih...Ada Game Pendeteksi Malaria

Ingin tahu apakah kita terserang malaria? Main saja game crowdsourcing. Dengan permainan ini, kita bisa melihat sel-sel darah merah yang terinfeksi. Dengan demikian, pola-pola sel darah asli dapat dilihat, sehingga dapat diketahui sejauh mana virus malaria terjangkit di dalam tubuh.

Game ini hasil karya para peneliti di Henry Samueli School of Engineering and the Applied Science UCLA dan David Geffen School of Medicine.

Dalam crowdsourcing, kita akan dikenalkan tutorial singkat mengenai karakteristik sel darah yang terinfeksi. Kemudian akan tersaji enam kotak dengan delapan sel darah.

Tujuan permainan ini adalah menggunakan salah satu alat untuk menetralkan sel jahat dan memilih sel-sel sehat yang tersisa. Setelah menyelesaikan sebuah tahap permainan, pemain diberikan panduan lain untuk menganalisis.

Sejauh ini, relawan terlatih di University of California Los Angeles berhasil mendiagnosis sel darah yang terinfeksi malaria dengan tingkat ketepatan yang mendekati ahli patologi terlatih. Permainan ini akan membutuhkan waktu yang jauh lebih cepat untuk mendiagnosis dibanding melalui diagnosa dokter. Tingkat ketepatan prediksi hingga 1,25% lebih baik dibanding analisa profesional kesehatan.

Untuk saat ini, crowdsourcing masih difokuskan pada diagnosis malaria. Tetapi tidak menutup kemungkinan, game ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan biomedis dan lingkungan. Permainan ini dapat dimainkan siapa saja di seluruh dunia lewat berbagai perangkat komputer, mulai dari ponsel hingga komputer pribadi.

Semoga saja nanti bisa dipakai untuk mendeteksi penyakit lain, ya. Lumayan, semakin mempermudah kita mengontrol kesehatan tubuh.

Mengapa Mengantuk Kalau Kenyang?


Makan berlebihan atau kekenyangan sering membuat kita mengantuk sesudahnya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Menurut para ilmuwan, terjadi reduksi oksigen yang diserap tubuh kalau kita terlalu kenyang.
 
Dari hasil tes, oksigen tubuh berkurang sebesar 20-40% atau sekitar 5-10 detik karena pernapasan berat atau hiperventilasi. Selain itu, terjadi kejutan biokimia yang membuat pernapasan menjadi berat.
 

Sehingga, bisa dibilang, mengantuk setelah makan dan bahkan tidur setelah makan adalah tanda-tanda terjadinya syok biokimia.  Ketika tingkat oksigen tubuh turun di bawah 20 detik, maka pengaruhnya adalah terjadi overbreathing (memerlukan kerja pernapasan lebih banyak) pada kadar oksigen otak.
 
Keadaan ini mengganggu pencernaan yang sangat cepat dan dinamis. Darah menjadi miskin akan oksigen, dan menyebabkan berkurangnya pasokan enzim pencernaan, akumulasi dari produk sisa metabolisme dalam usus besar dan sel tubuh lainnya. Pencernaan menjadi lebih lambat.
 
Sebagai contoh, seseorang dengan pola pernapasan normal, membutuhkan sekitar 2 jam untuk mencerna makanan biasa (ketika hampir tidak ada makanan yang tersisa di lambung).
 

Bagi orang sakit, dengan pola pernapasan tidak efektif akan membutuhkan 1-2 jam lebih lama untuk mencerna.
 
Mengantuk setelah makan juga bisa mempercepat proses penggemukan badan (obesitas). Dan, biasanya orang penderita obesitas atau memiliki berat badan di atas normal lebih cepat mengantuk bila makan berlebih.
 
Menurut Profesor KP Buteyko, MD, PhD, dan penelitian yang dilakukan oleh sekelompok dokter di Rusia, CO2 juga bertanggung jawab untuk mengontrol membran permeabilitas sel lemak. Ketika kita hiperventilasi (karena CO2 yang rendah), kadar glukosa darah secara alami menjadi rendah karena hiperventilasi.

Hati-hati, Tertawa Berlebihan Menyebabkan Kematian


Segala sesuatu yang dilakukan berlebihan berdampak tidak baik bagi kesehatan, bahkan bisa menyebabkan ajal menjemput, termasuk tertawa.

Pada abad ketiga Sebelum Masehi, kegembiraan yang berakibat fatal pernah terjadi pada Chrysippus, seorang filsuf Yunani yang harus meregang nyawa setelah tertawa terpingkal-pingkal. Ia tertawa saat melihat keledainya yang mabuk setelah diberi minum wine. Namun akibatnya fatal, akibat tertawa berlebihan itu sang filsuf meninggal.

"Perasaan yang ektrem, entah itu kesedihan atau kebahagiaan, dapat mengaktifkan bagian otak yang bertanggung jawab untuk respons lari atau melawan ancaman di alam liar," jelas Dr Martin Samuels, profesor neurologi di Harvard Medical School, seperti dilansir MSNBC.

Saat bergembira, otak akan melepaskan bahan kimia alami yaitu adrenalin, yang pada hewan besar dapat menjadi racun bagi berbagai organ, khususnya jantung.

Kondisi emosi yang sangat kuat, entah emosi yang negatif ataupun positif, akibatnya bisa membahayakan jantung. Pada kasus yang langka dapat menyebabkan irama jantung menjadi abnormal yang dapat berujung pada kematian.

Kematian ini biasanya disebabkan oleh sesak nafas atau gagal jantung. Dalam beberapa kasus, korban telah tertawa sepanjang malam, dan akhirnya meninggal pada hari berikutnya.

Jadi, hati-hati ya bagi yang mengalami gangguan jantung. Karena kebanyakan kasus mati tertawa menyerang orang-orang dengan penyakit tersebut.

Berikut contoh-contoh nyata lainnya kematian akibat tertawa berlebihan.


1. Zeuxis. 

Zeuxis adalah pelukis Yunani. Ia mentertawakan lukisan wanita yang baru saja diselesaikan. Kemudian karena tertawa terlalu berlebihan, akhirnya ia sesak napas dan mati.



 
2. Pietro Aretino

Mendengar cerita jorok dari saudara perempuannya, penulis dari Italia, Pietro Aretino, tertawa hingga terjungkal dari kursinya, kemudian ia kejang-kejang dan mati.




3. Fitzherbert

Malam bulan April 1872. Nyonya Fitzherbert, bersama teman-temannya yang berasal dari Northamptonshire pergi ke Drury Lane Theatre untuk menonton Beggar’s Opera. 

Ketika seorang karakter bernama Polly melakukan adegan konyol, Nyonya Fitzherbert tertawa begitu keras hingga tidak bisa berhenti dan terpaksa dikeluarkan dari ruang teater. Satu minggu setelah malam itu, Nyonya Fitzherebert dikabarkan mati karena terserang histeria berkelanjutan.

Orang Ini Hidup Tanpa Uang Sudah 12 Tahun

Kala itu dunia baru memasuki abad millenium. Tepatnya di tahun 2000, terjadi krisis ekonomi di Amerika Serikat. Daniel Suelo (lahir tahun 1961) melihat kekalutan yang melanda di lingkungan sekitarnya. 

Siapa yang bisa hidup tanpa uang? Tak heran, banyak orang yang mendadak depresi akibat kesulitan yang melanda Amerika. 


Namun, Suelo tiba-tiba mengambil keputusan ajaib. Ia meninggalkan uang terakhirnya, US $ 30 dalam kotak telepon umum. Lalu berjalan menuju padang gurun Moab di Utah. 

Dalam benaknya hanya ada satu tekad: hidup mengembara tanpa uang sepeser pun. Kawan-kawannya yang mengetahui niat Suelo menganggapnya sudah gila.

Berbeda dengan pikiran Suelo saat itu. Menurutnya, dunia kapitalis ini membuat masyarakatnya bersifat konsumerisme. Sehingga di zaman modern ini, dunia kita dipenuhi oleh orang - orang yang tamak dan serakah. 

Suelo sendiri mengatakan bahwa sebenarnya gaya hidup masyarakat Amerika sudah menjadi gaya hidup yang konsumerisme. Dan jika semua orang hidup dengan gaya hidup seperti itu, maka dunia akan benar – benar runtuh. Pemikiran seperti itulah membuatnya memutuskan untuk meninggalkan duniawi.


Pengembaraannya di padang gurun Moab, akhirnya membawa Suelo ke sebuah gua di tepi tebing di Taman Nasional Arches, Utah. Ia kemudian membangun rumahnya di dalam gua yang berdimensi 200 m x 50 m itu.

Di dalam gua tersebut, Suelo membuat tempat tidur dari batu, berburu, mengais makanan, minum dari mata air, dan mandi di sungai.

Setiap pendaki yang singgah disambut untuk tinggal bersamanya. Di sana, Suelo berbagi ‘rumah’, buku-bukunya dan bunga liar serta bibit kaktus yang dia makan dengan para pendaki yang singgah.

Tak terasa, Suelo telah tinggal di sana selama 12 tahun. 

Kehidupannya di alam terbuka ternyata mengilhami orang lain. Salah satunya adalah Mark Sundeen, sahabat Suelo. 

Dulu, Sundeen menganggap Suelo sudah gila saat memutuskan untuk tinggal di gua. Namun, setelah Sundeen mengalami kejatuhan ekonomi pada tahun 2008, ia mulai mempertimbangkan gaya hidup Suelo.

Akhirnya, Sundeen pun bertekad untuk mengikuti jejak Suelo. Sundeen mengikuti Suelo, dan sejak itu, Sundeen mulai menulis sebuah buku mengenai kehidupan Suelo. Buku biografi gaya hidup Mark Suelo yang ditulis oleh Mark Sundeen berjudul ”The Man Who Quit Money”.

Sundeen menuliskan bahwa Suelo pada awalnya hidup dengan cara berburu makanan sendiri dan bergantung pada kemurahan hati orang lain. Ia tidak usah membayar pajak, bahkan Suelo pun tidak menerima bantuan dari pemerintah.

Membangkitkan Semangat Hidup Penderita Kanker...


Hari ini, 12 Mei adalah Hari Perawat Dunia. Tanggal tersebut dipilih untuk mengenang keteladanan Florence Nightingale. Ia telah membuktikan bahwa menjadi perawat adalah suara nurani atas dasar kemanusiaan.

Sejatinya, perawat memang butuh 'panggilan khusus' karena harus memiliki hati yang peka agar pasien bisa cepat sembuh, dan memiliki semangat untuk hidup lagi. Seperti misalnya kisah inspiratif di bawah ini.

 


Sebagaimana diceritakan oleh Magi Hart.

Aku adalah seorang perawat yang khusus merawat penderita stroke. Ada dua karakter khas yang aku temui dari penderita stroke, mereka sangat ingin hidup – atau justru ingin segera mati.
 
Salah satu pasien yang cukup berarti bagiku ialah Albert.

Saat berkeliling melakukan pemeriksaan di rumah sakit, aku melihat Albert dalam posisi meringkuk dalam posisi seperti janin dalam kandungan. Ia seorang pria setengah baya. Tubuhnya ditutupi selimut – dan kepalanya hampir tidak kelihatan di balik selimutnya. Ia tidak bereaksi saat aku memperkenalkan diri.

Di ruang jaga perawat aku mendapatkan informasi bahwa umur Albert tidak panjang lagi. Ia hidup sendirian, istrinya telah meninggal, dan anak-anaknya entah berada dimana.


 
 ilustrasi/sirweb.org

 Keesokan harinya, aku mengenakan pakaian putih – tetapi bukan seragam perawat seperti biasanya. Aku masuk ke kamar Albert. Albert langsung membentak, menyuruhku keluar. Tetapi aku justru duduk di kursi di dekat tempat tidurnya. Aku berusaha memberinya senyuman sesempurna mungkin.

“Tinggalkan aku ! Aku ingin mati !” seru Albert.

“Apa tidak salah ? di luar banyak wanita cantik menunggumu.” sahutku.

Ia tampak tersinggung. Tetapi aku terus berbicara panjang lebar tentang betapa senangnya aku bekerja di rumah sakit khusus rehabilitasi stroke ini. Aku menceritakan betapa bangganya aku saat dapat mendorong seseorang untuk mencapai potensi maksimum mereka. Aku juga mengatakan, bahwa ini adalah tempat yang penuh kemungkinan. Ia tidak menyahut sepatah kata pun.

Dua hari kemudian aku mendapatkan kabar dari teman perawat bahwa Albert menanyakan kapan aku bertugas di kamarnya lagi. Kawan-kawan mulai mengedarkan gosip bahwa ia adalah ‘pacar’-ku. Aku tidak membantah gosip itu, bahkan aku selalu berseru kepada orang lain untuk jangan mengganggu ‘Albert’-ku saat keluar dari kamar Albert. Hal ini memang sengaja kulakukan agar Albert mendengarnya.

Berbagi

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More