Rijki Ramdani. Diberdayakan oleh Blogger.

Selamat Datang di blog rijkiramdani

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Anak exassc yang pada narsis

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Konser amal sctv

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

party payung tadisional

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Show apa aja ha

Cinta adalah satu-satunya kebebasan di dunia kerana cinta itu membangkitkan semangat- hukum-hukum kemanusiaan dan gejala alami pun tak mampu mengubah perjalanannya.

Jumat, 13 Januari 2012

Kitab

Kitab (Arabic: کتاب‎) is the Arabic word for book. The word is also used in the Persian, Hindi, Nepali, Azerbaijani, Punjabi, Urdu, Assamese (as "kitap") , Swahili (as "kitabu"), and Turkish (as "kitap") languages and in some contexts in Greek ("κιτάπι"). It is part of titles of many Arabic language books. Some prominent examples are:
Al-Kitab - a reference to itself in Qur'an, also called "Kitabullah", The book of God. In Indonesian the word refers to the Bible. Kitab al-Aghani - The Book of Songs Kitab al-Buldan - Book of Lands Kitab al-Hiyal - The Book of Ingenious Devices Kitab al Majmu - Book of the Sum Total Kitab Ash-Shifa bi ta'rif huquq al-Mustafa - Healing by the recognition of the Rights of the Chosen one Kitab al-Musiqi al-Kabir - Great Book of Music Kitab al-Tabikh - The Book of Dishes Kitáb-i-Aqdas - Most Holy Book, the central book of the Bahá'í Faith. Kitáb-i-Íqán - Book of Certitude regarded as Bahá'u'lláh's primary theological work. Kitab al Khazari - Book of the Khazars, Dialogues between the Khazar King and a religious sage, originally written in Arabic in Medieval Spain, but since translated into Hebrew and English, perhaps incorrectly so. The original Arabic version has been lost, and therefore there is no way to validate the accuracy of the Hebrew translation, which occurred 700 years after the work was originally written in Arabic. Kitab suci adalah sebuah buku yang memuat ajaran-ajaran atau sebuah teks yang menjadikan inspirasi sebuah umat beragama.

Tentang Hadits

Hadis (Bahasa Arab: الحديث, transliterasi: Al-Hadîts), adalah perkataan dan perbuatan dari Nabi Muhammad. Hadis sebagai sumber hukum dalam agama Islam memiliki kedudukan kedua pada tingkatan sumber hukum di bawah Al-Qur'an. Hadis secara harfiah berarti perkataan atau percakapan. Dalam terminologi Islam istilah hadis berarti melaporkan/ mencatat sebuah pernyataan dan tingkah laku dari Nabi Muhammad.
Menurut istilah ulama ahli hadis,[siapa?] hadis yaitu apa yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad, baik berupa perkataan, perbuatan, ketetapannya (Arab: taqrîr), sifat jasmani atau sifat akhlak, perjalanan setelah diangkat sebagai Nabi (Arab: bi'tsah) dan terkadang juga sebelumnya. Sehingga, arti hadis di sini semakna dengan sunnah. Kata hadis yang mengalami perluasan makna sehingga disinonimkan dengan sunah, maka pada saat ini bisa berarti segala perkataan (sabda), perbuatan, ketetapan maupun persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum.[1] Kata hadis itu sendiri adalah bukan kata infinitif,[2] maka kata tersebut adalah kata benda.Secara struktur hadis terdiri atas dua komponen utama yakni sanad/isnad (rantai penutur) dan matan (redaksi). Contoh:Musaddad mengabari bahwa Yahyaa sebagaimana diberitakan oleh Syu'bah, dari Qatadah dari Anas dari Rasulullah SAW bahwa beliau bersabda: "Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia cinta untuk saudaranya apa yang ia cinta untuk dirinya sendiri" (Hadis riwayat Bukhari) [sunting] Sanad Sanad ialah rantai penutur/perawi (periwayat) hadis. Sanad terdiri atas seluruh penutur mulai dari orang yang mencatat hadis tersebut dalam bukunya (kitab hadis) hingga mencapai Rasulullah. Sanad, memberikan gambaran keaslian suatu riwayat. Jika diambil dari contoh sebelumnya maka sanad hadis bersangkutan adalah Al-Bukhari > Musaddad > Yahya > Syu’bah > Qatadah > Anas > Nabi Muhammad SAW Sebuah hadis dapat memiliki beberapa sanad dengan jumlah penutur/perawi bervariasi dalam lapisan sanadnya, lapisan dalam sanad disebut dengan thaqabah. Signifikansi jumlah sanad dan penutur dalam tiap thaqabah sanad akan menentukan derajat hadis tersebut, hal ini dijelaskan lebih jauh pada klasifikasi hadis. Jadi yang perlu dicermati dalam memahami Hadis terkait dengan sanadnya ialah : Keutuhan sanadnya Jumlahnya Perawi akhirnya Sebenarnya, penggunaan sanad sudah dikenal sejak sebelum datangnya Islam.Hal ini diterapkan di dalam mengutip berbagai buku dan ilmu pengetahuan lainnya. Akan tetapi mayoritas penerapan sanad digunakan dalam mengutip hadis-hadis nabawi. [sunting] Matan Matan ialah redaksi dari hadis. Dari contoh sebelumnya maka matan hadis bersangkutan ialah: "Tidak sempurna iman seseorang di antara kalian sehingga ia cinta untuk saudaranya apa yang ia cinta untuk dirinya sendiri" Terkait dengan matan atau redaksi, maka yang perlu dicermati dalam mamahami hadis ialah: Ujung sanad sebagai sumber redaksi, apakah berujung pada Nabi Muhammad atau bukan, Matan hadis itu sendiri dalam hubungannya dengan hadis lain yang lebih kuat sanadnya (apakah ada yang melemahkan atau menguatkan) dan selanjutnya dengan ayat dalam Al Quran (apakah ada yang bertolak belakang).

Rabu, 11 Januari 2012

Tanaman Ini Pemakan Cacing

Tanaman genus Philcoxia, salah satunya Philcoxia minensis, merupakan salah satu tanaman paling unik. Pakar tumbuhan dari State University of Campinas di Brasilia, Rafael Olivera, menemukan bahwa tanaman ini memiliki daun yang tumbuh di dalam tanah serta memakan cacing. Dalam riset yang dipublikasikannya di Proceeding of the National Academy of Sciences pekan ini, Olivera menemukan bahwa daun Philcoxia berevolusi untuk menjebak caning golongan nematoda. Cacing ini penting sebagai sumber nitrogen sebab Philcoxia hidup di savana. "Tanaman ini mungkin membosankan karena tak bergerak aktif mencari makan. Namun, tanaman itu berevolusi untuk mengatasi masalah, seperti sedikitnya nutrisi dan air," kata Olivera. Olivera mulai tertarik meneliti tanaman tersebut setelah melihat bahwa Philcoxia tumbuh di habitat berpasir dan sistem perakaran yang tak begitu berkembang. Ini merupakan petunjuk bahwa tanaman tersebut tergolong karnivora. Untuk menguji hipotesisnya, ia mengembangkan cacing di media nitrogen. Peneliti menemukan bahwa nitrogen dari cacing juga diserap oleh tanaman, bukti bahwa Philcoxia memakan cacing. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya tanaman yang berevolusi secara khusus untuk menjebak dan makan cacing. Tanaman karnovira yang umumnya dikenal memakan serangga, seperti kantung semar.

Sabtu, 07 Januari 2012

Sejarah SMAN 1 Banjar

SMA Negeri 1 Banjar didirikan pada tanggal 4 Agustus 1965 dengan nama SMA Ciamis kelas-kelas jauh di Banjar bertempat di SMP Negeri Banjar. Kegiatan belajar mengajar dilakukan siang hari kira-kira pukul 13.30 WIB setelah para siswa SMP pulang.
Pada tahun 1968, SMA pun pindah ke daerah Pintusinga yang menjadi lokasi sekolah sekarang. Pada tahun itu pula, namanya berubah menjadi SMA Negeri 1 Banjar. Namun jumlah ruangan kelas masih sekitar 12 ruang kelas yang dibagi menjadi 4 ruang per-tingkatan, pertama kali dibangun oleh CV.Haruman. Adapun tahap-tahap penambahan ruang kelas adalah sebagai berikut : 4 kelas, 6 kelas, 7 kelas, 8 kelas dan akhirnya menjadi 9 kelas per-tingkatan seperti sekarang ini.
Tahun 1970 SMAN 1 Banjar mengadakan peringatan HUT ke-5 yang disebut lustrum. Tahun 1975 pun diselenggarakan kegiatan serupa. Tetapi dengan nama lain, yaitu Dasawarsa. Kegiatan berupa perlombaan olahraga, kesenian dan pameran. Urutan kepala SMAN 1 Banjar dari yang pertama sampai sekarang adalah sebagai berikut :
  1. Drs. Yudarsana (1965 – 1985) 
  2. Drs. Kocon Sudarman (1985 – 1990) 
  3. Drs. Gurbadi (1990 -1993) 
  4. Arkat Kartamihardja (1993 – 1997)
  5. Drs. Koslia (1997 - )
  6. Drs. Unen Astramanggala
  7. Drs. Mahmudin Iskandar
  8. Drs. Karta Hidayat (2001 – 2005)
  9. Drs. Wawan Gunawan (2005 – 2009) 
  10. Dra. Nuraini Pudjiastuti, M.Pd. (2009 – sekarang)
Pada Tahun 2007 SMAN 1 Banjar ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Umum Kementerian Pendidikan Nasional untuk menjadi RSMA-BI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional) di Kota Banjar.
Dalam perjalanannya SMA Negeri1 Banjar telah banyak mencetak alumni yang berhasil dalam prestasi, profesi dan akademik, dan bahkan adapula yang menjadi pejabat seperti Bupati dan ketua DPRD.

Sejarah IRM

Sejarah panjang Ikatan Remaja Masjid Manba’ul Ulum (IRM-MU) SMAN 1 Banjar bermula dari semangat beberapa orang siswa untuk menghidupkan kegiatan keislaman di sekolah hingga dapat menciptakan lingkungan sekolah yang islami, sejalan dengan visi dari SMAN 1 Banjar itu sendiri, yakni “Andal dalam IMTAK, kompetitif dalam prestasi”.
Pada awal mulanya, IRM merupakan perkumpulan beberapa orang siswa yang aktif mengurusi kegiatan-kegiatan keislaman sekolah, dan berbasis di mushola Al Ulum. Saat itu belum ada masjid, sehingga aktivitas shalat dan beberapa kegiatan keislaman lainnya dilakukan di mushola Al Ulum tersebut. Hal ini tentunya menumbuhkan kerinduan pada warga sekolah untuk memiliki sebuah Masjid Sekolah, hingga akhirnya pada tahun 1996 masjid Sekolah pun mulai dibangun. Pembangunannya disambut dengan baik oleh seluruh warga SMAN 1 Banjar waktu itu, mulai dari Guru hingga para murid, bahkan masyarakat sekitar sekolah. Hal ini dapat dilihat dari betapa antusiasnya para siswa ikut aktif terlibat dalam proses pembangunan, yakni saat tahap pengecoran masjid tersebut, hampir seluruh siswa ikut terlibat di dalamnya. Setelah berlangsung …. tahun/bulan, akhirnya pembangunan Masjid sekolah pun selesai, dan Masjid tersebut dinamai Manba’ul Ulum, yang berarti “Sumber Ilmu”, dengan harapan Masjid tersebut, tidak sekedar menjadi tempat shalat akan tetapi bisa menjadi sumber ilmu bagi para siswa dan seluruh civitas akademik sekolah, khususnya ilmu keagamaan yang dapat dija

Rabu, 28 Desember 2011

ELEH TARUNG CADU NGUYUNG

Mun seug nitenan kaayaan ayeuna sarengsena Pemilu Legislatif sababaraha waktu katukang, matak hareugeueun nepika ngabalukarkeun ngondang perhatian sarta kaprihatinan pikeun urang sarerea. Teu rek kitu kumaha, dina unggal waktu aya wae bewara anu di tepikeun boh ngaliwatan media elektronik saperti radio, televisi jeung sajabana sarta teu ka catur dina surat kabar mah unggal medal aya wae nu kabejakeun kajadian-kajadian nu matak aheng, lian ti eta rea jalma anu eleh tarung dina Pemilu Legislatif nandangan kakuciwa anu kacida nepika ngalakukeun pamolah anu araneh kulantaran beubeunangan sorana saeutik pisan nepika eta hasil sora teh teu bisa nyumponan pikeun nempatan korsi legislatif.
Geus tinangtu bakal kacida kuciwana pikeun caleg mah, sarta nu kacida kuciwa oge nyaeta tim suksesna, kulantaran arinyana geus dibekelan waragad nu teu saeutik pikeun biaya operasional nyaeta ngalaksanakeun pancen tur dipercaya pikeun ngumpulkeun sora pamilih. Kulantaran kacida kuciwana tea nepika leungit akal sehatna, salah sahiji conto nu kungsi dibewarakeun di salah sahiji wewengkon aya tim sukses mere panyombo ka hiji masjid dina wangun barang pikeun warga masyarakatna, geus tinangtu bakal kajudi kumaha niat inyana, nya moal salah sangkan warga di eta wewengkon milih caleg nu mere panyombo ngaliwatan tim suksesna tea, tapi dina emprona kulantaran nu marilihna teu luyu jeung harepanana nya di cokot deui eta barang nu geus di bikeun ka hiji masjid teh ku tim suksesna.

Messi Atlet Terbaik 2011 versi "L'Equipe"

Bintang klub Barcelona asal Argentina, Lionel Messi, ditahbiskan sebagai Atlet Terbaik 2011 melalui penghargaan bernama Champions des Champions oleh koran terkemuka Perancis, L'Equipe.
Ia pemain sepak bola kelima peraih penghargaan, yang dimulai sejak 1980 dan rutin diberikan setiap tahun itu.
Messi mengalahkan dua kandidat lain yakni petenis Novak Djokovic (peringkat kedua) dan pebalap Formula 1 Sebastian Vettel (peringkat ketiga).
Bintang sepak bola sebelumnya yang meraih penghargaan itu adalah Paolo Rossi (1982), Diego Armando Maradona (1986), Romario (1994), dan Zinedine Zidane (1998).
Mengingat empat bintang sepak bola sebelumnya itu meraih penghargaan pada tahun saat Piala Dunia digelar, Messi pemain sepak bola pertama peraih penghargaan "Champions des Champions" itu pada tahun saat tidak berlangsung Piala Dunia.
Sepanjang 2011, pemain bernomor kostum 10 di klub Barcelona itu merebut lima gelar juara bersama klubnya, dan menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champions pada musim lalu.
Lima gelar itu yakni Liga Spanyol, Liga Champions, Piala Super Spanyol, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.

Berbagi

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More